Inilah diriku yang sesungguhnya yang adalah rumah jiwaku dan ini juga yang akan aku tinggalkan dalam hidup :
1. Aku ingin mempunyai gallery seni yang di dalamnya ada toko buku dan cafe
2. Ia bolak balik ke Dinoyo Malang untuk membesarkan art gallerynya di Surabaya
3. Aku ingin mengendarai mobil Taft
4. Aku ingin mempunyai gazebo tempat aku menulis
5. Aku ingin bergabung dalam kelompok-kelompok fotografi
6. Aku ingin bergabung dengan kelompok-kelompok penulis
7. Setiap hari hanya membangun penulis dan fotografer kehidupan, art gallery, cafe dan bookstore. Lainnya tidak.
8. Aku ingin mempunyai toko buku seperti di Kampung Ilmu
9. Aku ingin menjual barang-barang seni seperti penjual barang-barang seni di Taman Bungkul, di Jl Indragiri
10. "dengan membawa kamera fotografi dan laptop, mantan frater itu terus memotret dan menulis."
11. Fotografer jalanan
12. Aku sudah punya sepeda motor GL Max, Hp yang bagus itu, Laptop dan Kamera Fotografi. Now i'm ready
13. Aku sudah punya sepeda motor GL Max, Hp yang bagus itu, Laptop dan Kamera Fotografi, jaket, rambut agak gondrong, jam tangan hitam, rokok Djarum Black dan dana terhempas. Ini sudah cukup. I'm ready. Lainnya boleh kelaparan
14. Dengan memakai jaket sambil minum kopi aku menghadapi kehidupan
15. "ia orang yang namanya tercantum di majalah-majalah, buletin-buletin rohani Katolik sebagai seorang penulis."
16. Aku ingin mati dengan mimpi-mimpiku
17. Terpuruk dalam mimpi
18. "berpijak pada kampung halamanku, aku mewujudkan mimpi-mimpi diriku sungguh-sungguh menjadi kenyataan."
19. War's Writings, War's Photography, War's Art Gallery, War's Cafe, War's Bookstore
20. Aku ingin di rumahku sendiri nanti kupajang potret-potret karyaku
21. Aku ingin mempunyai perpustakaan sendiri di rumah
22. Penulis dan fotografer adalah gantunganku di masa tuaku
23. Aku harus mempunyai dana terhempas yang tak boleh aku ambil apapun keadaanku sebagai pegangan di masa tuaku
24. Lebih baik kelihatan miskin tetapi mempunyai uang yang cukup di bank daripada sebaliknya
25. "with performance, the whole of my times are works."
26. Merokok Djarum Black, mengambil semangat hidup
27. Sendiri, mewujudkan mimpi-mimpi diri
28. Aku ingin duduk-duduk lagi di alun-alun Malang. Pada waktu itu aku sudah menjadi orang hebat
29. Kakak bagi adik-adikku
30. Wellcome
31. Pengayom
32. Profetis
33. Orang hebat
34. Tak bisa diremehkan
35. Aku harus jadi orang hebat karena inilah diriku yang sesungguhnya
36. Memakai jaket minum kopi, menghadapi kehidupan
37. Mati dengan menjadi dirinya yang sesungguhnya
38. Performance oke
39. Duduk-duduk di cafe dengan cewek Chinesse
40. Menikmati kecantikan
41. Mengendarai sepeda motor GL Max menikmati indahnya kota
42. Mengenang tempat-tempat yang dahulu kukenang
43.r Bersua dengan orang-orang yang dekat di hati
44. Mendoakan ibadat pagi, siang dan malam, warisan Seminari
45. Duduk sejenak di hadapan Tuhan dan mendengarkan Ia berbicara
46. Ingin mempunyai cafe seperti Lesung
47. Cerpenis
49. Novelis
50. Fotografer wedding
51. Membuat bookmarks
52. Pemimpin
53. Membuat sepeda motor GL Maxnya terawat bagus
54. Berdiri di atas kedua kaki sendiri dengan usaha sendiri
55. Bekerja dalam kediaman seperti ayah
56. Akrab dengan saudara-saudara
57. Memegang orang-orang kunci di sekitar
58. Terpuruk dalam keluhuran
59. Lawan ketidakluhuran adalah mengendarai sepeda motor GL Max menikmati indahnya kota, merokok, memotret dan menulis
60. Memikirkan diri sendiri, hidup sendiri dan mimpi-mimpi sendiri
61. Menikmati kopi membaca buku
63. Penuh percaya diri
64. Lebih dewasa dari siapapun
65. Pribadinya matang
66. Pribadinya mantap
67. Tekun dalam perjuangan
68. Menulis sepenggal kisah perjalanan hidup
69. The Journey
70. Aku menjadi diriku sendiri
71. Rambut agak gondrong
72. Teman dalam perjalanan hidup
73. Orangtua bagi anak-anak
74. Memikirkan pemasukan
75. Bercengkerama layaknya orang dewasa
76. Melihat kehidupan dunia
77. Menangkap apa yang tersirat dalam kehidupan
78. Mencipta lagu
79. Menikmati hidup
80. Papi yang dibanggakan oleh anak-anaknya
81. Menghadapi kehidupan dengan diriku yang sesungguhnya
82. Aku sudah berjanji pada Luna untuk menjadi diriku yang sesungguhnya
83. Aku sudah memutuskan untuk menjadi diriku yang sesungguhnya
84. Dalam untung dan malang, suka dan duka, aku menjadi diriku yang sesungguhnya
85. Membuat cafe sederhana seperti Tenda Holahop
86. Kakak-kakakku menungguku untuk menjadi orang hebat
87. Liak orang-orang hebat yang kau kagumi
88. Kemana-mana membawa laptop dan kamera fotografer
89. Aku ingin bermalam di Rumah Retret Sawiran bersama anak istriku. Pada waktu itu aku sudah membawa mobil
90. Ketika melihat sesuatu apa yang kau pikirkan dari sini dan bagaimana sikapmu ? (Putu Wiryajatha)
91. Melihat berita masyarakat/dunia dan menjadikan bahan permenungan untuk dijadikan suatu tulisan
92. Berdiri di atas keyakinan sendiri dengan keteguhan diri
93. Punya pendapat sendiri yang teguh diperjuangkan
94. Meletakkan segala sesuatu pada tempatnya
95. Aku ingin mati dengan menjadi.seorang penulis dan fotografer
96. Menargetkan 1 hari 1 tulisan
97. Tekun mewujudkan impian
98. Menghadapi kehidupan
99. Menghadapi dunia yang keras dan zaman yang berubah-ubah
100. Memahami segala sesuatu
101. Mencari penghasilan-penghasilan tambahan
102. Mempunyai rumah sendiri, tempat kedua orangtua beristirahat dengan tenang sambil menyaksikan bagaimana anak-anak mereka tanpa terkecuali telah menemukan jalan hidupnya masing-masing yang menenteramkan dan bagaimana cucu-cucu mereka telah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi mereka
103. Hidup dalam keluhuran
104. Gallery Semar, inspirasiku
105. Lesung, inspirasiku
106. Ingin pergi lagi ke Puhsarang seorang diri dan meletakkan segala kepenatan kepada Bunda Maria
107. Aku ingin seperti dahulu, hidup bebas dari hutang
108. Bekerja dari apa yang pokok, lainnya boleh dianggap kesibukan
109. Pengembang Sumber Daya Manusia
110. Organis
111. Pemimpin koor
112. Pembina kaum muda
113. Penulis buku-buku retret
114. Ingin retret lagi seorang diri merenungkan perjalanan hidup
115. Apa yang kau wariskan kepada anak-anakmu sebagai pegangan dan start dalam hidup ? usaha sendiriku dan kebijaksanaan untuk dapat mengambil keputusan di jalan hidupnya secara benar
116, Putu Wiryajatha, inspirasiku
117. Mengerjakan/melakukan pemikiran sendiri walaupun ditentang, karena yang tahu arahnya adalah aku sendiri
118. Usaha desain grafis
119. Usaha percetakan
120. Menargetkan 1 hari 2 potret
121. Usaha jasa pengetikan
122. Usaha home interior
123. Belajar photoshop dan corel draw
124. Ratna Indraswari Ibrahim, inspirasiku
125. Minum kopi adalah ritual untuk memulai usaha
126. Bisa berbicara bahasa Inggris seperti Putu Wiryajatha berbicara dengan cewek bule
127. Menikmati pesona Bali : tariannya, budayanya, gadis-gadisnya, alamnya
128. Menikmati pesona Chinesse : budayanya, gadis-gadisnya, alamnya
129. Memakai jaket adalah kewajiban
130. "dengan memakai jaket sambil minum kopi, mantan frater itu bekerja keras siang dan malam menggapai angan dan impian."
131. Ia bekerja sampai malam di temani lagu Campursari dan segelas kopi
132. Aku ingin ke Amlapura
133. Traveling Fotografer
134. Hidup hanya sekali. Aku ingin menjadi diriku sendiri terus
135. Bijaksana
136. Berapa kalipun dan kemanapun aku mengembara, akhirnya aku kembali lagi kepada diriku yang sesungguhnya karena diriku sesungguhnya memang adalah rumah jiwaku
137. Menjadi Personalia yang sesungguh-sungguhnya
138. Menjadi General Affairs yang sesungguh-sungguhnya
139. Tidak takut kepada siapapun
140. Menyelesaikan masalah
141. Pekerja keras
142. Mempunyai uang cukup di bank
143. Bekerja dalam kesendirian
144. Saatnya aku berusaha sungguh-sungguh hidup tanpa hutang seperti dahulu dengan tegas tidak menuruti keinginan anak yang tidak perlu dan membuat diri terjepit dalam hutang, tegas jualan di malam hari walau anak menangis agar anak tahu bahwa papinya sekarang masih harus bekerja keras untuk bisa merubah nasib, bekerja sesuai target dalam pikiran, dengan performance ok seluruh waktu digunakan untuk mengupload barang-barang jualan, menyelesaikan rosario pesanan secepat mungkin agar segera bisa mengupload rosario lagi, bekerja di malam hari dengan tekun dalam kesunyian, bila semua kebutuhan diri sesungguhnya sudah terpenuhi hidup sederhana saja, dalam keadaan apapun menyisihkan uang untuk menabung dalam dana terhempas, mengirim artikel di media massa-media massa, terus mencari penghasilan-penghasilan tambahan, memperdalam ilmu negosiasi agar barang jualan bisa closing, langsung mengerjakan apa yang pokok yang lain dikerjakan nanti, menyerahkan kepada Tuhan segala usaha diri
145. Memikir diri sendiri, hidupku sendiri, hutang-hutangku sendiri karena hanya aku sendiri yang bisa menghargai diriku sendiri
146. Memikir mimpi-mimpiku sendiri, kerinduan-kerinduanku sendiri karena hanya aku sendiri yang mampu mewujudkannya
147. Minum kopi adalah teman dalam berpikir
148. Usaha fotografi
149. Menjadi dropshipper dari penjual barang-barang seni, fotografi, dan lain-lain
150. Menghadapi kehidupan dengan dada tegak
151. Menata hidup, membangun masa depan dengan ketekunan berusaha dan berjuang
30. Wellcome
31. Pengayom
32. Profetis
33. Orang hebat
34. Tak bisa diremehkan
35. Aku harus jadi orang hebat karena inilah diriku yang sesungguhnya
36. Memakai jaket minum kopi, menghadapi kehidupan
37. Mati dengan menjadi dirinya yang sesungguhnya
38. Performance oke
39. Duduk-duduk di cafe dengan cewek Chinesse
40. Menikmati kecantikan
41. Mengendarai sepeda motor GL Max menikmati indahnya kota
42. Mengenang tempat-tempat yang dahulu kukenang
43.r Bersua dengan orang-orang yang dekat di hati
44. Mendoakan ibadat pagi, siang dan malam, warisan Seminari
45. Duduk sejenak di hadapan Tuhan dan mendengarkan Ia berbicara
46. Ingin mempunyai cafe seperti Lesung
47. Cerpenis
49. Novelis
50. Fotografer wedding
51. Membuat bookmarks
52. Pemimpin
53. Membuat sepeda motor GL Maxnya terawat bagus
54. Berdiri di atas kedua kaki sendiri dengan usaha sendiri
55. Bekerja dalam kediaman seperti ayah
56. Akrab dengan saudara-saudara
57. Memegang orang-orang kunci di sekitar
58. Terpuruk dalam keluhuran
59. Lawan ketidakluhuran adalah mengendarai sepeda motor GL Max menikmati indahnya kota, merokok, memotret dan menulis
60. Memikirkan diri sendiri, hidup sendiri dan mimpi-mimpi sendiri
61. Menikmati kopi membaca buku
63. Penuh percaya diri
64. Lebih dewasa dari siapapun
65. Pribadinya matang
66. Pribadinya mantap
67. Tekun dalam perjuangan
68. Menulis sepenggal kisah perjalanan hidup
69. The Journey
70. Aku menjadi diriku sendiri
71. Rambut agak gondrong
72. Teman dalam perjalanan hidup
73. Orangtua bagi anak-anak
74. Memikirkan pemasukan
75. Bercengkerama layaknya orang dewasa
76. Melihat kehidupan dunia
77. Menangkap apa yang tersirat dalam kehidupan
78. Mencipta lagu
79. Menikmati hidup
80. Papi yang dibanggakan oleh anak-anaknya
81. Menghadapi kehidupan dengan diriku yang sesungguhnya
82. Aku sudah berjanji pada Luna untuk menjadi diriku yang sesungguhnya
83. Aku sudah memutuskan untuk menjadi diriku yang sesungguhnya
84. Dalam untung dan malang, suka dan duka, aku menjadi diriku yang sesungguhnya
85. Membuat cafe sederhana seperti Tenda Holahop
86. Kakak-kakakku menungguku untuk menjadi orang hebat
87. Liak orang-orang hebat yang kau kagumi
88. Kemana-mana membawa laptop dan kamera fotografer
89. Aku ingin bermalam di Rumah Retret Sawiran bersama anak istriku. Pada waktu itu aku sudah membawa mobil
90. Ketika melihat sesuatu apa yang kau pikirkan dari sini dan bagaimana sikapmu ? (Putu Wiryajatha)
91. Melihat berita masyarakat/dunia dan menjadikan bahan permenungan untuk dijadikan suatu tulisan
92. Berdiri di atas keyakinan sendiri dengan keteguhan diri
93. Punya pendapat sendiri yang teguh diperjuangkan
94. Meletakkan segala sesuatu pada tempatnya
95. Aku ingin mati dengan menjadi.seorang penulis dan fotografer
96. Menargetkan 1 hari 1 tulisan
97. Tekun mewujudkan impian
98. Menghadapi kehidupan
99. Menghadapi dunia yang keras dan zaman yang berubah-ubah
100. Memahami segala sesuatu
101. Mencari penghasilan-penghasilan tambahan
102. Mempunyai rumah sendiri, tempat kedua orangtua beristirahat dengan tenang sambil menyaksikan bagaimana anak-anak mereka tanpa terkecuali telah menemukan jalan hidupnya masing-masing yang menenteramkan dan bagaimana cucu-cucu mereka telah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi mereka
103. Hidup dalam keluhuran
104. Gallery Semar, inspirasiku
105. Lesung, inspirasiku
106. Ingin pergi lagi ke Puhsarang seorang diri dan meletakkan segala kepenatan kepada Bunda Maria
107. Aku ingin seperti dahulu, hidup bebas dari hutang
108. Bekerja dari apa yang pokok, lainnya boleh dianggap kesibukan
109. Pengembang Sumber Daya Manusia
110. Organis
111. Pemimpin koor
112. Pembina kaum muda
113. Penulis buku-buku retret
114. Ingin retret lagi seorang diri merenungkan perjalanan hidup
115. Apa yang kau wariskan kepada anak-anakmu sebagai pegangan dan start dalam hidup ? usaha sendiriku dan kebijaksanaan untuk dapat mengambil keputusan di jalan hidupnya secara benar
116, Putu Wiryajatha, inspirasiku
117. Mengerjakan/melakukan pemikiran sendiri walaupun ditentang, karena yang tahu arahnya adalah aku sendiri
118. Usaha desain grafis
119. Usaha percetakan
120. Menargetkan 1 hari 2 potret
121. Usaha jasa pengetikan
122. Usaha home interior
123. Belajar photoshop dan corel draw
124. Ratna Indraswari Ibrahim, inspirasiku
125. Minum kopi adalah ritual untuk memulai usaha
126. Bisa berbicara bahasa Inggris seperti Putu Wiryajatha berbicara dengan cewek bule
127. Menikmati pesona Bali : tariannya, budayanya, gadis-gadisnya, alamnya
128. Menikmati pesona Chinesse : budayanya, gadis-gadisnya, alamnya
129. Memakai jaket adalah kewajiban
130. "dengan memakai jaket sambil minum kopi, mantan frater itu bekerja keras siang dan malam menggapai angan dan impian."
131. Ia bekerja sampai malam di temani lagu Campursari dan segelas kopi
132. Aku ingin ke Amlapura
133. Traveling Fotografer
134. Hidup hanya sekali. Aku ingin menjadi diriku sendiri terus
135. Bijaksana
136. Berapa kalipun dan kemanapun aku mengembara, akhirnya aku kembali lagi kepada diriku yang sesungguhnya karena diriku sesungguhnya memang adalah rumah jiwaku
137. Menjadi Personalia yang sesungguh-sungguhnya
138. Menjadi General Affairs yang sesungguh-sungguhnya
139. Tidak takut kepada siapapun
140. Menyelesaikan masalah
141. Pekerja keras
142. Mempunyai uang cukup di bank
143. Bekerja dalam kesendirian
144. Saatnya aku berusaha sungguh-sungguh hidup tanpa hutang seperti dahulu dengan tegas tidak menuruti keinginan anak yang tidak perlu dan membuat diri terjepit dalam hutang, tegas jualan di malam hari walau anak menangis agar anak tahu bahwa papinya sekarang masih harus bekerja keras untuk bisa merubah nasib, bekerja sesuai target dalam pikiran, dengan performance ok seluruh waktu digunakan untuk mengupload barang-barang jualan, menyelesaikan rosario pesanan secepat mungkin agar segera bisa mengupload rosario lagi, bekerja di malam hari dengan tekun dalam kesunyian, bila semua kebutuhan diri sesungguhnya sudah terpenuhi hidup sederhana saja, dalam keadaan apapun menyisihkan uang untuk menabung dalam dana terhempas, mengirim artikel di media massa-media massa, terus mencari penghasilan-penghasilan tambahan, memperdalam ilmu negosiasi agar barang jualan bisa closing, langsung mengerjakan apa yang pokok yang lain dikerjakan nanti, menyerahkan kepada Tuhan segala usaha diri
145. Memikir diri sendiri, hidupku sendiri, hutang-hutangku sendiri karena hanya aku sendiri yang bisa menghargai diriku sendiri
146. Memikir mimpi-mimpiku sendiri, kerinduan-kerinduanku sendiri karena hanya aku sendiri yang mampu mewujudkannya
147. Minum kopi adalah teman dalam berpikir
148. Usaha fotografi
149. Menjadi dropshipper dari penjual barang-barang seni, fotografi, dan lain-lain
150. Menghadapi kehidupan dengan dada tegak
151. Menata hidup, membangun masa depan dengan ketekunan berusaha dan berjuang
152. Memakai jaket, minum kopi, merokok Djarum Black, mengendarai sepeda motor GL Max, membawa laptop dan kamera fotografi, aku siap menghadapi kehidupan
153. Kakak dalam perjalanan hidup
154. Teman dalam perjalanan hidup
155. Memakai jaket, minum kopi, ini sudah cukup
156. Memakai jaket, minum kopi, menghadapi hidup
153. Kakak dalam perjalanan hidup
154. Teman dalam perjalanan hidup
155. Memakai jaket, minum kopi, ini sudah cukup
156. Memakai jaket, minum kopi, menghadapi hidup
