Kamis, 03 Januari 2019

DIRIKU SESUNGGUHNYA




Inilah diriku yang sesungguhnya yang adalah rumah jiwaku dan ini juga yang akan aku tinggalkan dalam hidup :

1. Aku ingin mempunyai gallery seni yang di dalamnya ada toko buku dan cafe

2. Ia bolak balik ke Dinoyo Malang untuk membesarkan art gallerynya di Surabaya

3. Aku ingin mengendarai mobil Taft

4. Aku ingin mempunyai gazebo tempat aku menulis

5. Aku ingin bergabung dalam kelompok-kelompok fotografi

6. Aku ingin bergabung dengan kelompok-kelompok penulis

7. Setiap hari hanya membangun penulis dan fotografer kehidupan, art gallery, cafe dan bookstore. Lainnya tidak.

8. Aku ingin mempunyai toko buku seperti di Kampung Ilmu

9. Aku ingin menjual barang-barang seni seperti penjual barang-barang seni di Taman Bungkul, di Jl Indragiri

10. "dengan membawa kamera fotografi dan laptop, mantan frater itu terus memotret dan menulis."

11. Fotografer jalanan

12. Aku sudah punya sepeda motor GL Max, Hp yang bagus itu, Laptop dan Kamera Fotografi. Now i'm ready

13. Aku sudah punya sepeda motor GL Max, Hp yang bagus itu, Laptop dan Kamera Fotografi, jaket, rambut agak gondrong, jam tangan hitam, rokok Djarum Black dan dana terhempas. Ini sudah cukup. I'm ready. Lainnya boleh kelaparan

14. Dengan memakai jaket sambil minum kopi aku menghadapi kehidupan

15. "ia orang yang namanya tercantum di majalah-majalah, buletin-buletin rohani Katolik sebagai seorang penulis."

16. Aku ingin mati dengan mimpi-mimpiku

17. Terpuruk dalam mimpi

18. "berpijak pada kampung halamanku, aku mewujudkan mimpi-mimpi diriku sungguh-sungguh menjadi kenyataan."

19. War's Writings, War's Photography, War's Art Gallery, War's Cafe, War's Bookstore

20. Aku ingin di rumahku sendiri nanti kupajang potret-potret karyaku

21. Aku ingin mempunyai perpustakaan sendiri di rumah

22. Penulis dan fotografer adalah gantunganku di masa tuaku

23. Aku harus mempunyai dana terhempas yang tak boleh aku ambil apapun keadaanku sebagai pegangan di masa tuaku

24. Lebih baik kelihatan miskin tetapi mempunyai uang yang cukup di bank daripada sebaliknya

25. "with performance, the whole of my times are works."

26. Merokok Djarum Black, mengambil semangat hidup

27. Sendiri, mewujudkan mimpi-mimpi diri

28. Aku ingin duduk-duduk lagi di alun-alun Malang. Pada waktu itu aku sudah menjadi orang hebat

29. Kakak bagi adik-adikku

30. Wellcome

31. Pengayom

32. Profetis

33. Orang hebat

34. Tak bisa diremehkan

35. Aku harus jadi orang hebat karena inilah diriku yang sesungguhnya

36. Memakai jaket minum kopi, menghadapi kehidupan

37. Mati dengan menjadi dirinya yang sesungguhnya

38. Performance oke

39. Duduk-duduk di cafe dengan cewek Chinesse

40. Menikmati kecantikan

41. Mengendarai sepeda motor GL Max menikmati indahnya kota

42. Mengenang tempat-tempat yang dahulu kukenang

43.r Bersua dengan orang-orang yang dekat di hati

44. Mendoakan ibadat pagi, siang dan malam, warisan Seminari

45. Duduk sejenak di hadapan Tuhan dan mendengarkan Ia berbicara

46. Ingin mempunyai cafe seperti Lesung

47. Cerpenis

49. Novelis

50. Fotografer wedding

51. Membuat bookmarks

52. Pemimpin

53. Membuat sepeda motor GL Maxnya terawat bagus

54. Berdiri di atas kedua kaki sendiri dengan usaha sendiri

55. Bekerja dalam kediaman seperti ayah

56. Akrab dengan saudara-saudara

57. Memegang orang-orang kunci di sekitar

58. Terpuruk dalam keluhuran

59. Lawan ketidakluhuran adalah mengendarai sepeda motor GL Max menikmati indahnya kota, merokok, memotret dan menulis

60. Memikirkan diri sendiri, hidup sendiri dan mimpi-mimpi sendiri

61. Menikmati kopi membaca buku

63. Penuh percaya diri

64. Lebih dewasa dari siapapun

65. Pribadinya matang

66. Pribadinya mantap

67. Tekun dalam perjuangan

68. Menulis sepenggal kisah perjalanan hidup

69. The Journey

70. Aku menjadi diriku sendiri

71. Rambut agak gondrong

72. Teman dalam perjalanan hidup

73. Orangtua bagi anak-anak

74. Memikirkan pemasukan

75. Bercengkerama layaknya orang dewasa

76. Melihat kehidupan dunia

77. Menangkap apa yang tersirat dalam kehidupan

78. Mencipta lagu

79. Menikmati hidup

80. Papi yang dibanggakan oleh anak-anaknya

81. Menghadapi kehidupan dengan diriku yang sesungguhnya

82. Aku sudah berjanji pada Luna untuk menjadi diriku yang sesungguhnya

83. Aku sudah memutuskan untuk menjadi diriku yang sesungguhnya

84. Dalam untung dan malang, suka dan duka, aku menjadi diriku yang sesungguhnya

85. Membuat cafe sederhana seperti Tenda Holahop

86. Kakak-kakakku menungguku untuk menjadi orang hebat

87. Liak orang-orang hebat yang kau kagumi

88. Kemana-mana membawa laptop dan kamera fotografer

89. Aku ingin bermalam di Rumah Retret Sawiran bersama anak istriku. Pada waktu itu aku sudah membawa mobil

90. Ketika melihat sesuatu apa yang kau pikirkan dari sini dan bagaimana sikapmu ? (Putu Wiryajatha)

91. Melihat berita masyarakat/dunia dan menjadikan bahan permenungan untuk dijadikan suatu tulisan

92. Berdiri di atas keyakinan sendiri dengan keteguhan diri

93. Punya pendapat sendiri yang teguh diperjuangkan

94. Meletakkan segala sesuatu pada tempatnya

95. Aku ingin mati dengan menjadi.seorang penulis dan fotografer

96. Menargetkan 1 hari  1 tulisan

97. Tekun mewujudkan impian

98. Menghadapi kehidupan

99. Menghadapi dunia yang keras dan zaman yang berubah-ubah

100. Memahami segala sesuatu

101. Mencari penghasilan-penghasilan tambahan

102. Mempunyai rumah sendiri, tempat kedua orangtua beristirahat dengan tenang sambil menyaksikan bagaimana anak-anak mereka tanpa terkecuali telah menemukan jalan hidupnya masing-masing yang menenteramkan dan bagaimana cucu-cucu mereka telah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi mereka

103. Hidup dalam keluhuran

104. Gallery Semar, inspirasiku

105. Lesung, inspirasiku

106. Ingin pergi lagi ke Puhsarang seorang diri dan meletakkan segala kepenatan kepada Bunda Maria

107. Aku ingin seperti dahulu, hidup bebas dari hutang

108. Bekerja dari apa yang pokok, lainnya boleh dianggap kesibukan

109. Pengembang Sumber Daya Manusia

110. Organis

111. Pemimpin koor

112. Pembina kaum muda

113. Penulis buku-buku retret

114. Ingin retret lagi seorang diri merenungkan perjalanan hidup

115. Apa yang kau wariskan kepada anak-anakmu sebagai pegangan dan start dalam hidup ? usaha sendiriku dan kebijaksanaan untuk dapat mengambil keputusan di jalan hidupnya secara benar

116, Putu Wiryajatha, inspirasiku

117. Mengerjakan/melakukan pemikiran sendiri walaupun ditentang, karena yang tahu arahnya adalah aku sendiri

118. Usaha desain grafis

119. Usaha percetakan

120. Menargetkan 1 hari  2 potret

121. Usaha jasa pengetikan

122. Usaha home interior

123. Belajar photoshop dan corel draw

124. Ratna Indraswari Ibrahim, inspirasiku

125. Minum kopi adalah ritual untuk memulai usaha

126. Bisa berbicara bahasa Inggris seperti Putu Wiryajatha berbicara dengan cewek bule

127. Menikmati pesona Bali : tariannya, budayanya, gadis-gadisnya, alamnya

128. Menikmati pesona Chinesse : budayanya, gadis-gadisnya, alamnya

129. Memakai jaket adalah kewajiban

130. "dengan memakai jaket sambil minum kopi, mantan frater itu bekerja keras siang dan malam menggapai angan dan impian."

131. Ia bekerja sampai malam di temani lagu Campursari dan segelas kopi

132. Aku ingin ke Amlapura

133. Traveling Fotografer

134. Hidup hanya sekali. Aku ingin menjadi diriku sendiri terus

135. Bijaksana

136. Berapa kalipun dan kemanapun aku mengembara, akhirnya aku kembali lagi kepada diriku yang sesungguhnya karena diriku sesungguhnya memang adalah rumah jiwaku

137. Menjadi Personalia yang sesungguh-sungguhnya

138. Menjadi General Affairs yang sesungguh-sungguhnya

139. Tidak takut kepada siapapun

140. Menyelesaikan masalah

141. Pekerja keras

142. Mempunyai uang cukup di bank

143. Bekerja dalam kesendirian

144. Saatnya aku berusaha sungguh-sungguh hidup tanpa hutang seperti dahulu dengan tegas tidak menuruti keinginan anak yang tidak perlu dan membuat diri terjepit dalam hutang, tegas jualan di malam hari walau anak menangis agar anak tahu bahwa papinya sekarang masih harus bekerja keras untuk bisa merubah nasib, bekerja sesuai target dalam pikiran, dengan performance ok seluruh waktu digunakan untuk mengupload barang-barang jualan, menyelesaikan rosario pesanan secepat mungkin agar segera bisa mengupload rosario lagi, bekerja di malam hari dengan tekun dalam kesunyian, bila semua kebutuhan diri sesungguhnya sudah terpenuhi hidup sederhana saja, dalam keadaan apapun menyisihkan uang untuk menabung dalam dana terhempas,  mengirim artikel di media massa-media massa, terus mencari penghasilan-penghasilan tambahan, memperdalam ilmu negosiasi agar barang jualan bisa closing, langsung mengerjakan apa yang pokok yang lain  dikerjakan nanti, menyerahkan kepada Tuhan segala usaha diri

145. Memikir diri sendiri, hidupku sendiri, hutang-hutangku sendiri karena hanya aku sendiri yang bisa menghargai diriku sendiri

146. Memikir mimpi-mimpiku sendiri, kerinduan-kerinduanku sendiri karena hanya aku sendiri yang mampu mewujudkannya

147. Minum kopi adalah teman dalam berpikir

148. Usaha fotografi

149. Menjadi dropshipper dari penjual barang-barang seni, fotografi, dan lain-lain

150. Menghadapi kehidupan dengan dada tegak

151. Menata hidup, membangun masa depan dengan ketekunan berusaha dan berjuang

152. Memakai jaket, minum kopi, merokok Djarum Black, mengendarai sepeda motor GL Max, membawa laptop dan kamera fotografi, aku siap menghadapi kehidupan

153. Kakak dalam perjalanan hidup

154. Teman dalam perjalanan hidup

155. Memakai jaket, minum kopi, ini sudah cukup

156. Memakai jaket, minum kopi, menghadapi hidup
































SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA

Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...