Senin, 27 September 2021

SAAT MALAM MERAMBAT PELAN

 SAAT MALAM MERAMBAT PELAN


Masih kunikmati malam yang merambat pelan. Di sini. Di tempatmu berada. Masih kuhirupi sisa sisa hadirmu saat kau beranjak.

Di sini mendengarmu bercerita adalah suatu yang menyenangkan. Menatap wajahmu adalah sesuatu yang meneduhkan, Dan melihatmu baik-baik saja adalah sesuatu yang membahagiakan.

Lalu lalang kendaraan di tempatmu berada masih melaju dengan cepat, seperti laju kehidupan ini. Beraneka rupa menghampiri. Mengandeng tanganmu menembusi kehidupan adalah suatu kerinduan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA

Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...