1. "Hidup ini adalah perjalananku sendiri dan akan kutuangkan ini dalam Sepenggal Kisah."
2. Tuhan,
perkenankanlah aku untuk tidak mengambil uang jatah beli mobil warna hitam dan
rumah, sesulit apapun keadaanku. Ijinkan aku untuk menganggapnya sebagai uang
hilang dan tak bercerita kepada siapapun. Aku hanya ingin suatu saat hasil tabungan
itu kutunjukkan kepada ibuku untuk kebahagiaannya karena doanya selama
bertahun-tahun untuk keberhasilanku, anaknya telah menjadi kenyataan. Amin.
(Rabu, 3 Agustus 2022)
3. Ibuku
sejak dahulu berdoa bagiku dengan cucuran air mata agar aku berhasil dalam
hidup, Tuhan, semoga aku bisa mewujudkan keinginan ibu. Amin. (Rabu, 3 Agustus
2022)
4. Tuhan,
untuk orang-orang yang sudah Kau panggil: Pakdhe Tum, Bek Ni, Mbah Nem, Mbah
Nah, ayahku sendiri. Orang-orang yang tak sempat aku banyak bercengkerama
dengan mereka bahagiakanlah mereka dan oleh belaskasihanMu ijinkan kami untuk
bertemu kembali, kelak. (Rabu, 3 Agustus 2022)
5. Tuhan,
kelak akupun juga Kau panggil. Ijinkan aku Tuhan, di sisa hidupku ini, hidupku
berguna bagi anak-anakku, adik-adikku, orang-orang yang baik kepadaku dan
semoga aku masih bisa membahagiakan orangtuaku. (Rabu, 3 Agustus 2022)
6. Bukan
pekerjaan yang utama. Pekerjaan bisa kita tinggal. Kita bisa keluar sebagai
karyawan suatu Perusahaan. Yang utama adalah hidup ini. Bagaimana kita
menjalani hidup dan berjuang (Senin, 8 Agustus 2022)
7. Tuhan,
ijinkan aku untuk mempunyai uang cukup agar bisa membahagiakan orang yang
mencintaiku karena dia sudah banyak memperhatikan aku, mengkhawatirkan aku dan
menolongku saat aku mengalami kesulitan ekonomi. (Rabu, 14 September 2022)
8. Tuhan,
buat aku untuk tidak pernah melukai orang yang mencintaiku karena aku ingin dia
bisa merasakan suatu kebahagian, kebahagiaan yang tidak pernah ia dapatkan
sebelumnya dari suatu hubungan kekasih. (Rabu, 14 September 2022)
9. Jagalah
lidahku ya Tuhan agar tidak keluar dari mulutku kata yang kejam menusuk rasa,
perkataan yang menusuk hati(Rabu, 14 September 2022)
10. Apakah
ada artinya Tuhan atas Dian, Melan dan Dani dalam kerangka perjalanan hidupku ?
(Kamis, 15 September 2022)
11. Tuhan,
aku hanya ingin menyayangi orang, begitu saja. Dan jalan hidupku kupasrahkan
padaMu (Kamis, 15 September 2022)
12. Tuhan , kuserahkan jalan hidupku kepadaMu. Amin. (Selasa, 19 September 2022)
13. Aku adalah orang yang hanyut dan terjerumus dalam pusaran (Senin, 19 September 2022)
14. Tuhan,
bila aku menghargai ia yang akan selalu menjaga apa yang telah kutanam,
berpedoman pada itu aku akan mengarungi jalan gelap, apakah aku akan menemukan
pintu menembus jalan terang? (Kamis, 29 September 2022)
15. Tuhan, akankah keinginan yang dahulu pernah muncul: ingin ke Sawiran bersama-sama anak-anak dan istriku, ingin membhaktikan di sisa hidupku pikiran dan waktuku untuk Gereja akan menjadi bagai embun pagi yang hilang menguap karena panas sinar matahari? Akankah pula orang-orang baik yang hadir di masa laluku (Caecilia Sandra, Sr. Victorine, PK, teman-teman di Sawiran, teman-teman KKMK dan lain-lain) akan menjadi cerita usang, menjadi foto kenangan yang lusuh tertempel debu? (Kamis, 29 September 2022)
16. Kemana aku harus melangkah, Tuhan? ( Kamis, 29 September 2022)
17. Membayangkan hal itu apa yang sudah kubuka dan kutata bagai tertutup tanah. Akan kutrima itu bila itu menjadi bagian dari cerita hidupku (Kamis, 29 September 2022)
18. Tuhan, apakah ini adalah jawaban atas doaku ? Hari Selasa, 25 Oktober 2022 aku mendengar berita tentang keguguran? Sebuah status terpampang gambar seorang ibu yang sedang mengandung disertai tulisan "gagal" dan emoji menangis? (Selasa, 25 Oktober 2022)
19. Tuhan, apa yang harus kuragukan lagi tentang dirimu? dan Bunda, apa yang harus kuragukan lagi tentang pertolonganmu ? Engkau mengabulkan sebuah harapan. (Selasa, 25 Oktober 2022)
20. Seperti menghirup udara segar atas hal ini (Selasa, 25 Oktober 2022)
21. Kehidupan datang silih berganti, dalam lorong gelapku raih tanganku Tuhan agar aku tetap berada berjalan dalam jalanMu (Senin, 14 Nopember 2022)
Kita ini seperti roda mandeg, Nak, yang belum bisa bergerak. Kamu ingin sekali keluar dari rumah engkong karena perkataan engkong yang merendahkanmu, mami yang gampang marah ataupun kuboy yang suka mengatur dan memarahimu. Kamu ingin keluar dari suatu tempat yang membelenggumu. Tapi di satu sisi ada Corine adikmu yang butuh dirimu sebagai teman dan pelindungnya. Papi juga belum punya uang cukup untuk menampungmu atau menyekolahkanmu di Kediri karena papi masih terbelit hutang. Suatu saat Nak, yakinlah papi akan bisa mengeluarkanmu dari tempat yang membullymu dan membuat dirimu tak berkembang (Rabu, 16 November 2022)
Tuhan, bagaimana peta hidupku? Akankah aku akan bersama lagi dengan istriku dan anak-anak? bahkan tak ada orang kedua dalam keluarga? Ataukah kehidupan keluargaku semakin parah karena istri yang tetap teguh dengan pendiriannya, merasa benar dan tak mau mengoreksi diri, menolak saudariku untuk datang? Bukankah keluarga yang baik adalah keluarga yang rukun dan baik dengan saudara-saudara? Itu yang kubayangkan dari suatu pernikahan. Kujalani saja roda kehidupan ini hari demi hari (Rabu, 23 Nopember 2022)
Hari ini istriku meminta aku untuk memberikan kunci duplikat rumah Cerme ke kokonya dan beberapa hari lalu Chaterine di ultimatum bila pergi ke rumah Mbah di Pare maka tidak boleh kembali lagi ke rumah Jalan Kecapi Surabaya dan Chaterinie nekad ke rumah Mbah di Pare. Pikiranku mencatat aku sudah tidak boleh datang ke rumah Cerme dan Chaterine sudah tidak boleh datang ke rumah Kecapi. Dan kita akan hidup sendiri-sendiri (Surabaya, 25 Nopember 2022)
Tuhan, mengenai anakku Chaterine apakah akan tetap bersekolah di SMPK St. Agnes Surabaya dan ikut istri atau tetap bersekolah di SMPK St. Agnes Surabaya dan ikut aku atau melanjutkan sekolah di SMPN1 Puncu dan tinggal di rumah ibuku, aku serahkan padamu. (Jumat, 25 Nopember 2022)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar