Sabtu, 29 Juli 2017

Cerpen : Menunggu Jawaban


Tidak tahu mengapa aku begitu mencintainya. Mungkin karena kecantikan dan kelembutannya. Santi, kau telah merenggut hatiku. Kukirimi dia kalung bermahkota hati, lambang cintaku, tapi dia tetap diam saja. Berhari hari, berminggu minggu aku menunggu responnya, tetapi tak ada jawaban, sepi.
Hari Minggu, hari istirahat dari pekerjaanku, aku pergi ke Malang dan kutuju Toko Buku Gramedia. Di sana aku menghabiskan waktu untuk membaca-baca buku, itu memang kesukaanku. Kemudian kudengar sepenggal alunan lagu dari Dewa, dari musik yang diputar oleh Toko Buku Gramedia : "baru kusadari, cintaku bertepuk sebelah tangan.." Mungkinkah itu jawabannya ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA

Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...