Kamis, 27 Juli 2017
Puisi : Tanah Sawiran
Musim penghujan itu kini datang lagi
Kembali aku teringat akan dirimu
Yang masih kurindu
Di tanah terpencil, tanah Sawiran
Masih kuingat hujan di pagi itu
Aku berkirim surat padamu
Hanya tuk legakan hatiku
Yang merindumu slalu
Pujaan hati
Bagaimana khabarmu kini
Lama sudah kita tak jumpa lagi
Smoga bahagia selalu menyertai
Biarlah tanah Sawiran
Menjadi kenangan diriku
Yang merasuk dalam kalbuku
Tentang dirimu
Hai pujaan
Tenanglah di tempatmu sekarang
Biarlah tanah Sawiran
Akan slalu kukenang
Sampai ajalku menjelang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA
Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...
-
ACIES 2025 baru saja usai. Namun kemeriahan acara ACIES masih saja membekas. Menyanyi, berjoget bersama, makan bersama, bercengkerama...
-
Aku mempunyai banyak angan-angan dan kerinduan 1. Aku ingin mempunyai gallery seni yang di dalamnya ada cafe dan bookstore Gal...
-
Sekarang ini aku benar-benar mengalami kesulitan ekonomi. Gaji dari kantor tidak cukup, pinjaman banyak, aku harus berpiki...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar