Kamis, 11 Juli 2019

SEPERTI DEDAUNAN YANG MENJUNTAI (GENOVEVA DIAN)

Merebahkan diri utuh pada seutas cinta
Mungkin mampu meneguhkan hatiku namun tak urung kurass begitu jauh kau kurengkuh
Menidurkan mimpi akan manisnya kasihmu
Adalah sepi yang kupaksa berubah menjadi riuh
Riuh yang semu
Sebagai kata candamu di bait yang berbeda
Sekalipun begitu kujeda waktu hanya 'tuk merinduimu
Meski raga dan jiwa perih terluka sembilu buta

Memasrahkan rasa hanya padamu
Seperti bergantung pada tuturmu yang tak pasti
Namun aku akan selalu mencinta
Seperti bisikmu pada dedaunan yang menjuntai di jendela kamarku
Kau tak kan meninggalkanku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA

Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...