Tentangmu Bapak, yang sepanjang temu merenda kasih untukku
Kucoba memaknai sorot matamu yang dalam walau tanpa pernah bicara
Ketika kau pagutkan syahdu pada dagu perempuan desa
Seperti itulah tulusmu melebihi rizki yang kau tuangkan untuk emak
Di kerling senja, kumasih sanggup mencerna bait senyummu
Tentang hatimu Bapak, yang sendiri saja tanpa cinta
Ihklas saja kau bertelut di bawah kaki emak yang menuntut rupa-rupa
Dan ketika kau beningkan kata mesra di telinga perempuan desa
Yang menerimamu lebih dari emak menyukai isi dompetmu saja
Bapak, bahwa hatimu telah memilihnya
Sudahlah, rengkuhlah asa meski tiada masa di depan
Tetaplah tegak kau berdiri meski tikaman belati ribuan kali menghujam tubuhmu
Aku pun tahu, Surga dalam hatimu yang teduh tak kan berpindah ke bawah kaki emak
Sleman 260719
#hanyacoretan
#kepadaperempuanperempuanpemujaharta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar