"Kamu mencari orang yang mengetarkan hatimu jatuh cinta padamu? Coba periksa. Adakah itu? Tuhan itu memberi apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan. Apa yang kamu butuhkan? perhatian? cinta? kesetiaan? Coba kamu pikirkan dari deretan orang-orang yang mencintaimu atau kamu cintai, manakah orang yang punya hal itu? Bila ada yang kamu temukan, sayangi dia. Dia yang dipilihkan Tuhan unfukmu agar kamu merasakan bahagia."
Pikiran Darsono menelurusi perempuan-perempuan yang mengisi relung hatinya dan memang ada satu perempuan yang memiliki kriteria seperti yang disebutkan Munajib, sahabatnya.
Rokiyah, nama perempuan itu. Dia baru saja memutus hubungan dengan Toyib karena hubungannya dengan Toyib lebih karena pelampiasan saja walau dia juga mencintai. Tetapi bersama Toyib membuat dia lama-lama menjadi merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri dan meneruskan hubungan dengan Toyib akan memutus masa depan Toyib yang lebih bagus karena usia mereka terpaut jauh. Walau Toyib protes, tidak bisa menerima kenyataan itu, tapi Rokiyah tetap teguh pada prinsip itu hanya demi kebaikan Toyib sendiri.
Kini Rokiyah menambatkan hati pada Darsono.. Entah kenapa Rokiyah jatuh hati pada diri Darsono. Selain diri Darsono membuat Rokiyah merasa nyaman, Rokiyah mengatakan ada satu sisi dari diri Darsono yang membuat dirinya berbeda dengan pria lain yang dikenalnya. Entah, Darsono tidak tahu apa itu. Mungkin saja kepribadiannya.
Kini Rokiyah fokus pada diri Darsono. Ia memberikan cintanya yang total pada Darsono dan ia mengatakan akan menjadikan diri Darsono sebagai titik akhir dari petualangan cintanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar