Kukenakan jaket kesayanganku, helm, sarung tangan kemudian kustarter sepeda motor Honda GL Maxku. Aku berpamitan pada ibu dan ayah. Setelah itu aku memacu kendaraanku menuju kota Surabaya, tempatku bekerja.
Menyusuri jalan raya di desaku suasana masih terasa teduh dan berhawa sejuk. Barangkali karena di pinggir jalan raya kanan dan kiri masih banyak berdiri pohon pohon besar dengan daunnya yang rindang.
Dusunku telah kulewati, aku terus menyusuri dusun dusun selanjutnya. Jalanan terkadang berkelok. Aku sampai ke dusun Gadungan. Kanan kiri jalan banyak tumbuh pohon flamboyan dengan banyak bunganya yang jatuh berguguran di jalan yang kulewati. Pikiranku menerawang tertuju kepada gadis cantik, Widyaningrum. Gadis yang postur tubuhnya kecil tapi berwajah manis dan cantik serta lembut tutur katanya. Aku masih merindukan jawabannya atas cintaku. Adakah segalanya akan jatuh berguguran seperti bunga flamboyan ini ?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar