Senin, 17 Juni 2019

KEPADA KEKASIHKU YANG TAK BERNAMA (Genoveva Dian)

Rinduku padamu, kekasihku yang tak bernama
Yang hanya kuingat lewat denyut jantungku
Kuingin ucapkan cintaku yang menghentak seumpama gempa bumi dari dasar samudera
Mungkin lambat laun dapat kaurasakan sebagai tarikan napas di dadamu yang beku

Rinduku padamu, kekasihku yang tak bernama
Yang hanya kukenang lewat sepenggal waktuku
Kuingin bisikkan gelisahku yang menyiksa
Saat kau tak lagi di sini
Sebagai ranting yang patah dari dahan kehidupan
Demikianlah kau akan merasakannya

Perhentianku yang terakhir, di pintu masuk hatimu, kekasihku yang tak bernama
Yang akan terus kutunggu kau membukanya
Kuingin katakan, bahwa segala pengharapan t'lah tertuju padamu
Yang walaupun tak sempurna namun tetap ingin kau terima
Nanti, kelak, bila tanganmu saja yang mampu menggandengku masuk
Akan kuceritakan padamu
Betapa cinta yang kumiliki
Selamanya sudah kau curi

Sleman, 17 Juni 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA

Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...