Rinduku padamu, kekasihku yang tak bernama
Yang hanya kuingat lewat denyut jantungku
Kuingin ucapkan cintaku yang menghentak seumpama gempa bumi dari dasar samudera
Mungkin lambat laun dapat kaurasakan sebagai tarikan napas di dadamu yang beku
Rinduku padamu, kekasihku yang tak bernama
Yang hanya kukenang lewat sepenggal waktuku
Kuingin bisikkan gelisahku yang menyiksa
Saat kau tak lagi di sini
Sebagai ranting yang patah dari dahan kehidupan
Demikianlah kau akan merasakannya
Perhentianku yang terakhir, di pintu masuk hatimu, kekasihku yang tak bernama
Yang akan terus kutunggu kau membukanya
Kuingin katakan, bahwa segala pengharapan t'lah tertuju padamu
Yang walaupun tak sempurna namun tetap ingin kau terima
Nanti, kelak, bila tanganmu saja yang mampu menggandengku masuk
Akan kuceritakan padamu
Betapa cinta yang kumiliki
Selamanya sudah kau curi
Sleman, 17 Juni 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA
Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...
-
ACIES 2025 baru saja usai. Namun kemeriahan acara ACIES masih saja membekas. Menyanyi, berjoget bersama, makan bersama, bercengkerama...
-
Aku mempunyai banyak angan-angan dan kerinduan 1. Aku ingin mempunyai gallery seni yang di dalamnya ada cafe dan bookstore Gal...
-
Sekarang ini aku benar-benar mengalami kesulitan ekonomi. Gaji dari kantor tidak cukup, pinjaman banyak, aku harus berpiki...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar