Setiap detik yang menjadi doa
Untukmu kutujukan, Suamiku
Agar tenang kau berjalan
Mencipta karya demi kita
Sepanjang waktu kuselip kalimat cinta
Untukmu, Suamiku
Agar ceria kau jalani
Hidup ini
Senyummu adalah bahagiaku
Dimana akan kulabuhkan segala pengharapanku
Suamiku, berhati-hatilah
Di depan sana sang angkara siap menerjang
Aku mau kau tetap tenang
Dan santun dalam melaluinya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SELEMBAR MALAM DI KOTA SURABAYA
Hujan di sore hari itu masih menguyur meski kecil. Langit sore kota Surabaya masih ingin menumpahkan airnya. Johannes de Britto, Nia, Warsit...
-
ACIES 2025 baru saja usai. Namun kemeriahan acara ACIES masih saja membekas. Menyanyi, berjoget bersama, makan bersama, bercengkerama...
-
Aku mempunyai banyak angan-angan dan kerinduan 1. Aku ingin mempunyai gallery seni yang di dalamnya ada cafe dan bookstore Gal...
-
Sekarang ini aku benar-benar mengalami kesulitan ekonomi. Gaji dari kantor tidak cukup, pinjaman banyak, aku harus berpiki...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar