Siang sudah lama pamit
Hilang bersama senja, digusur pergi.
Selimut malam membentang kelabu
Pertanda tubuh juga lesu
Dimangsa karya sepanjang hari.
Lewat sudah serangkaian perbuatan
Di atas pentas pergolakan hidup
Dalam persambungan kenyataan dan harapan.
Sebelum mata terpukau ke peraduan
Yang menggapai begitu mesra,
Sebelum keletihan membawa ke alam mimpi
Aku ingin menghadap Dikau
Bapa maharamin.
Ya Bapa,
Maafkanlah aku, bila siang tadi
aku melanggar janji melaksanakan kehendakMu
Aku semberono memanfaatkan anugerahMu
Aku alfa memperhatikan duka dan derita sesama
Dan hanya puas dengan kebijakan sendiri
Maafkanlah aku, bila seharian tadi
Tugasku tidak selesai karena lalai
Lalu ada penasaran tersisa
Kejengkelan masih merajut di hati.
Sejak pagi sampai kini
Bila tingkah dan angan sempat mengembara
Tersesat du jalur dosa yang begitu manis
Biar cuma sedetik
Sehingga kesucian menjadi ternoda:
Sudilah memaafkan aku ya Bapa
Malam ini,
Sebelum bumi sempat terlena
Di bawah selimut hitam
Yang melayang begitu tergesa
Aku ingin menitipkan dalam desir angin
Ganti dupa puja yang harus mewangi
Doa luapan hati yang pasrah:
Ya Bapa,
Sertailah aku dalam tidur dan mimpi
Izinkanlah aku besok pagi bangun lagi
Mengagumi matahariMu yang bersinar cerah.
Bisikkanlah di telingaku ucapanMu mesra :
"Tidurlah anakku:
Kasih karuniaku menyertaimu
Dan damai sejahteraku menyelimuti engkau
Mengarungi kepekatan malam ini."
Amin.

Amin...semoga kita yg selalu mengucapkan doa ini dan rajin berdoa,diberkati selalu dan dalam lindungan Tuhan Yesus Kristus.Amin..
BalasHapusAmin, terimakasih banyak
BalasHapus